Table of Contents
Daftar makanan pemicu darah tinggi: 1. Makanan Tinggi Garam, 2. Daging Olahan, 3. Makanan & Minuman Manis, dan 4. Makanan Cepat Saji

Tekanan darah tinggi (hipertensi) kerap dijuluki “silent killer” karena sering tak menunjukkan gejala, namun mematikan. Meski mematikan, banyak orang yang tanpa sadar masih mengonsumsi makanan pemicu darah tinggi. Karena itu, Anda harus lebih awas dan mulai menghindari berbagai penyebab darah tinggi dengan mencek menggunakan alat tensi darah.
Tentu saja, selain menjaga pola makan, Anda harus mengecek tekanan darah secara rutin agar tidak mengancam nyawa. Kini, mengecek tekanan darah pun bisa dilakukan di rumah menggunakan Tensimeter OMRON yang sudah tervalidasi klinis. Teknologi eksklusifnya pun lebih akurat dan akan menunjang kenyamanan Anda.
4 Makanan Pemicu Darah Tinggi
Dilansir dari Jurnal Ilmiah Mahasiswa dan Penelitian Keperawatan, pola makan yang tidak sehat memiliki kaitan yang erat dengan penyakit hipertensi. Disebutkan pula, orang dengan hipertensi memiliki tekanan darah mencapai angka 140/90 mmHg atau lebih. Lantas, apa saja makanan yang harus dihindari? Simak di sini!
1. Makanan Tinggi Garam
WHO merekomendasikan batas konsumsi garam harian tidak melebihi 5 gram. Sebab, kandungan natrium yang ada pada garam bisa memicu retensi cairan di dalam tubuh, sehingga dapat meningkatkan tekanan darah. Sejumlah camilan seperti keripik dan makanan kaleng juga dikenal mengandung kadar garam yang tinggi.
2. Daging Olahan
Sosis, kornet, dan bakso termasuk kategori daging olahan yang mengandung banyak garam dan pengawet. Selain memperburuk tekanan darah, konsumsi daging olahan berlebihan juga berisiko memicu penyakit jantung. Terlebih jika makanan tersebut dimasak dengan cara digoreng, sehingga memperparah kandungan lemak jenuhnya.
3. Makanan dan Minuman Manis
Makanan pemicu darah tinggi selanjutnya adalah makanan manis. Konsumsi gula berlebih bisa meningkatkan kadar insulin dalam tubuh, yang turut mempengaruhi tekanan darah. Selain makanan, minuman bersoda juga dapat meningkatkan berat badan, di mana hal ini merupakan faktor risiko hipertensi.
4. Makanan Cepat Saji (Fast Food)
Fast food seperti burger, kentang goreng, dan ayam goreng tepung memang menggoda. Namun, makanan tersebut mengandung kadar garam, kolesterol, dan lemak trans yang tinggi. Konsumsi fast food secara berlebihan dan terlalu sering bisa meningkatkan risiko penyebab darah tinggi dan memperberat kerja jantung.
Sudah Mengetahui Makanan Makanan Pemicu Darah Tinggi?
Mencegah lebih baik daripada mengobati. Dengan membatasi konsumsi makanan pemicu darah tinggi, Anda sudah melakukan langkah awal untuk hidup lebih sehat. Selain mengetahui penyebab darah tinggi, jangan lupa untuk melakukan pengecekan tekanan darah secara berkala.
Sekarang ini, tidak perlu repot datang ke rumah sakit, karena Anda bisa menggunakan alat ukur tekanan darah dari OMRON yang praktis dan mudah digunakan di rumah. Tentu, tensimeter OMRON sudah tervalidasi klinis dari organisasi kredibel seperti AAMI dan ESH.
Produk OMRON juga akurat dan dilengkapi fitur canggih yang dapat memompa manset secara otomatis dan mencapai tingkat ideal. Alat ini pun akan sangat membantu penderita hipertensi agar bisa menjaga kondisi tetap stabil. Yuk, rutin cek tekanan darah untuk deteksi dini menggunakan OMRON!