September 10, 2025

4 Fungsi Usus Halus dalam Pencernaan Makanan

Usus halus, menjadi salah satu bagian penting dalam saluran pencernaan manusia. Perannya adalah mengubah makanan yang Anda konsumsi menjadi zat yang kecil agar terserap maksimal oleh tubuh. Itu adalah fungsi usus halus dalam pencernaan makanan yang paling utama.

Dalam menjalankan fungsinya, usus halus bekerja sama dengan berbagai organ lain dari sistem pencernaan buat mencerna makanan lebih lanjut dan menyerap nutrisi.

Terdiri dari tiga bagian utama yakni duodenum, jejunum, dan ileum, usus halus menjalankan berbagai fungsi dari pemecahan zat gizi sampai pertahanan imun.

Fungsi Usus Halus dalam Pencernaan Makanan

Ketiga bagian utama usus halus itulah yang menjalankan semua fungsinya. Lebih lengkap, cek sini:

1. Menyerap Nutrisi dari Makanan

Laman Halodoc menjelaskan jika 90% pencernaan dan penyerapan nutrisi makanan terjadi di usus halus.

Di bagian inilah makanan akan terurai secara kimiawi oleh enzim dan cairan pencernaan. Lalu, tubuh akan menyerapnya dengan maksimal.

Meski proses awal seperti mengunyah dan menggiling terjadi di mulut dan lambung, puncak dari semua kerja keras sistem pencernaan terjadi di usus halus.

Selain berfungsi mencerna makanan, usus halus juga menyerap nutrisi dari setiap makanan yang Anda konsumsi.

Adapun nutrisi yang terserap seperti lemak, karbohidrat, vitamin, protein, dan juga mineral.

2. Menyerap Air dan Garam dalam Tubuh

Selain nutrisi dan mencerna, usus halus juga menyerap banyak cairan dan garam dalam tubuh. Setiap harinya, tubuh akan menyerap 7 – 8 liter cairan pada bagian ini.

Dalam prosesnya menyerap cairan, garam seperti natrium dan kalium pun ikut terserap untuk menjaga keseimbangan cairan tubuh.

Hasilnya, Anda tidak akan mengalami dehidrasi atau lemas karena kekurangan cairan. Sebaliknya, terganggunya proses ini akan membuat Anda terkena dehidrasi dan tubuh cepat lemas.

Jika Anda proses ini terganggu, maka dokter pencernaan terbaik adalah pihak yang wajib Anda datangi untuk melakukan konsultasi.

3. Tempat Penyerapan Gizi

Setelah memecah makanan, gizi mulai terserap ke dalam tubuh. Usus halus adalah bagian yang berperan untuk penyerapan ini.

Penyerapan tersebut, terjadi pada dua bagian usus halus yakni jejunum dan ileum. Jejunum menyerap gizi utama seperti protein, gula, dan lemak.

Sedangkan ileum akan mengambil sisa nutrisi seperti B12 dan bagian penting dari cairan empedu.

4. Berperan dalam Pertahanan Tubuh

Di usus halus juga ada bagian yang bisa membantu sistem kekebalan tubuh. Salah satunya adalah Peyer’s patches yang menjadi semacam “pos penjagaan” pada bakteri jahat.

Bagian ini akan mengenali kuman atau zat asing yang masuk bersama makanan. Jika ada yang masuk, maka bagian inilah yang memberi sinyal ke sistem imun untuk bertindak.

Dengan perannya yang vital dari penghancuran makanan menjadi zat kecil hingga penyerapan nutrisi, maka penting menjaga usus halus tetap sehat. Terutama agar sistem pencernaan tubuh secara keseluruhan tidak terganggu.

Jika mengalami masalah atau gangguan sistem pencernaan, segera kunjungi dokter pencernaan terbaik yang ada di RS Premier Jatinegara.

Kehadiran Digestive Centre di sini, bisa menangani berbagai keluhan kesehatan yang berkaitan dengan saluran pencernaan.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *